Showing posts with label COERATAN PENA (IBU/AYAH). Show all posts
Showing posts with label COERATAN PENA (IBU/AYAH). Show all posts
Mama, Kenapa Menangis
Friday, 20 December 2013
mama, kenapa menangis....
sudah cukup air mata itu
tercucur dipipimu yang kian keriput
matamu semakin memerah
terseduh-seduh dalam relungmu
urat yang membengkak di dahimu
serak suaramu itu
terasa berat kau ucapkan
menyimpannya bgitu rapih
dalam pasrah bisu
kau urai smua
bersama tangismu
sudah ma....
Hati ini sakit.....
mama, sudah cukup....
hentikan air mata itu..
Hati ini sakit.....
mama, sudah cukup....
hentikan air mata itu..
Labels:
COERATAN PENA (IBU/AYAH)
IBU RELAKAN DAKU MEMBENCINYA
sa pikir engkau terakhir dalam hidup ini,
karnanya sderhana dalam kekurangan ku brikan untukmu,
setiap mendengar keputusanmu,
terpaksa air mata berlinan menahan egoisme dan keangkuhan ini,
ku membagi tulus cinta dan tangis jalanan
ditengah mereka yang tak henti mengejarku
ku ingin bisik kita tengah malam tak beralalu dalam mimpi dan angan-angan
ku bertahan walau hati sakit setiap dengar tutur katamu
Dosapun ku langgar
sebab sa pikir kau terakhir dalam hidup ini
karnanya sderhana dalam kekurangan ku brikan untukmu,
setiap mendengar keputusanmu,
terpaksa air mata berlinan menahan egoisme dan keangkuhan ini,
ku membagi tulus cinta dan tangis jalanan
ditengah mereka yang tak henti mengejarku
ku ingin bisik kita tengah malam tak beralalu dalam mimpi dan angan-angan
ku bertahan walau hati sakit setiap dengar tutur katamu
Dosapun ku langgar
sebab sa pikir kau terakhir dalam hidup ini
Ternyata smua ini mimpi belaka
kala sa tahu mempertahanmu itu bukanlah terbaik bagi dirimu
sa menyesalinya....!!
Labels:
COERATAN PENA (IBU/AYAH)
Subscribe to:
Posts
(
Atom
)
