Showing posts with label COERATAN PENA (IBU/AYAH). Show all posts
Showing posts with label COERATAN PENA (IBU/AYAH). Show all posts

Untuk_Mu Mamade_Q

Friday, 5 June 2015

Che De Goo
Kerumul.
Mamade Rasanya Tak Percaya...?
Mamade terlalu cepat kau pergi.
Namun.
Takdir ini harus Ku terimah.

Mama, Kenapa Menangis

Friday, 20 December 2013

mama, kenapa menangis....
sudah cukup air mata itu
tercucur dipipimu yang kian keriput
matamu semakin memerah
terseduh-seduh dalam relungmu
urat yang membengkak di dahimu
serak suaramu itu
terasa berat kau ucapkan
menyimpannya bgitu rapih
dalam pasrah bisu
kau urai smua
bersama tangismu
sudah ma....
Hati ini sakit.....
mama, sudah cukup....
hentikan air mata itu..

IBU RELAKAN DAKU MEMBENCINYA

sa pikir engkau terakhir dalam hidup ini,
karnanya sderhana dalam kekurangan ku brikan untukmu,
setiap mendengar keputusanmu,
terpaksa air mata berlinan menahan egoisme dan keangkuhan ini,
ku membagi tulus cinta dan tangis jalanan
ditengah mereka yang tak henti mengejarku
ku ingin bisik kita tengah malam tak beralalu dalam mimpi dan angan-angan
ku bertahan walau hati sakit setiap dengar tutur katamu
Dosapun ku langgar
sebab sa pikir kau terakhir dalam hidup ini
Ternyata smua ini mimpi belaka
kala sa tahu mempertahanmu itu bukanlah terbaik bagi dirimu
sa menyesalinya....!!

Gadis Nemangkawi

Sunday, 5 May 2013

Amungsa, gadis Melanesia bergigi manis. Ayahnya seorang pemburu, ibunya seorang peramu.  Kakak laki-lakinya mati ditembak, adik perempuannya hilang tak berjejak. Yang tertinggal sebagai anak, Hanya Amu, demikian si jelita berkulit gelap itu biasa dipanggil. Hanya dia sendiri.

UNTUKMU NOUKAIAMADI

Tuesday, 26 February 2013

"Catatan mengenang-ngenang Tahun kepergian MamadeKu ke pangkuan Allah Bapa di Surga"

Harum aroma hijau daun di tepian kali mauwa
Dikelilingi pepohon kopi di sepanjan kali mauwa

Embun-embun diatas dedaunan Gunung Aiyaibagata

DOA UNTUK AGAPAMAGA “MAMAKU”

Monday, 25 February 2013


Aku tak tau apa yang harus kuLakukan tanpa dia
Dia yang seLaLu
mengerti aku
Dia yang tak
pernah Letih menasehatiku
Dia yang seLaLu
menemani